Postingan

Thailand Hari Ketujuh - Bangkok: Rasa Eropa dan Tokoh Dunia

Gambar
Bersama Barrack dan Michele Obama di Gedung Putih 998, 999, 1000.... masih kuat push up mas Beckham? Rabu, 24 april 2013. Jadi hari terakhir Yudha di Bangkok, schedule nya memang beda sehari lebih cepat pulang ke Jakarta dari pada saya. Sengaja saya siapkan itinerary pamungkas di hari tersebut. Bangun paginya juga sedikit lebih nyantai dari biasa, menikmati pagi di sekitar guesthouse dan sedikit bercengkerama dengan penghuni lain sesama backpacker dari negara lain. Sekitar jam 10 kita baru keluar guesthouse menuju tujuan pertama ke Dusit, sebuah kawasan kejaraan Thailand baru yang di pergunakan sampai saat ini. Bis kota ber-AC nomor 70 membawa kita ke Dusit dengan tarif 13 baht. Turun di depan Dusit Zoo langsung membuat saya takjub dengan luasnya area di sana. Sebuah patung Raja Rama V bernama Raja Chulalongkorn sedang berkuda menyambut para pengguna jalan yang melintas di Ratchadamnoen Nok ( Ratchadamnoen Avenue ) memasuki kawasan Dusit. Lebih spektakuler lagi, bangu...

Thailand Hari Keenam - Bangkok: Welcome Back Bangkok

Gambar
View perdana saat masuk gerbang Grand Palace, cantik Selasa, 23 april 2013. Setelah 2 hari 3 malam meninggalkan Bangkok, selasa pagi itu kami kembali. Karena cuma dari kota exotic inilah kita bisa balik ke Jakarta. Sekitar 10 jam perjalanan malam dengan bis dari Chiang Mai, sampailah kita di Northern Bus Terminal Bangkok atau yang lebih dikenal dengan nama Chatuchak Terminal. Layaknya pagi-pagi dari Bekasi ke Jakarta yang macet, begitu pun yang terjadi saat bis melewati Ayyutaya menuju Bangkok meskipun lewat tol tetap saja macet. Patung-patung penjaga berukuran raksasa ini siap menyambut ke datangan anda Dari terminal kita putuskan untuk berjalan kaki menuju Mo Chit BTS Station yang jaraknya sekitar 1,5 km. Lumayan juga olahraga pagi untungnya Bangkok habis di guyur hujan semalam dan pagi itu pun jadi lebih sejuk dan berawan. Beberapa objek yang dilewati menuju Mo Chit diantaranya ada Queen Sirikit Park, Chatuchak Park, dan yang fenomenal sekali adalah Chatuchak W...

Thailand Hari Kelima - Chiang Rai: White Temple, Si Putih Nan Exotis

Gambar
Wat Rong Khun, kuil putih nan mistis Senin, 22 april 2013. Pagi telah tiba, saatnya sholat subuh, bersih-bersih, packing dan segera check out. Petualangan selanjutnya telah menanti. Udah jam 9 pagi, setelah bayar guesthouse kini waktunya menuju Arcade Bus Terminal Chiang Mai. Tapi kita gak langsung ke terminal, melainkan foto-foto sejenak di Tha Phae Gate dan melihat Wat Mahawan yang jadi lokasi film My True Friend atau di kenal juga dengan nama Mueng Qu dengan aktornya favorit saya si Mario Maurer dan Natcha Jantapan. Tha Phae Gate, sisa kota tua yang masih berdiri kokoh Chiang Rai, menjadi tujuan kita kali ini. Setelah baca buku Backpacking Thailand karya mas Hairun Fahrudin, saya sangat ingin sekali datang ke kota paling utara Thailand itu. Ditambah lagi belum banyak orang Indonesia yang kesana, jadi terasa liburan kali ini cukup special karena berbeda dari orang lain. Chiang Rai juga memiliki keistimewaan tersendiri karena sejarahnya sebagai ibu kota pertama dari ker...

Thailand Hari Keempat - Chiang Mai: Rose From The North

Gambar
Masjid An-Nur, hanya 100 meter dari Cha Puak Gate kota tua Chiang Mai Train Station Ahad, 21 april 2013. "Welcome to Chiang Mai" sebuah papan menyambut kami dengan tulisan tersebut saat kereta yang kami tumpangi tiba dengan selamat di Chiang Mai Train Station. Alhamdulillah setelah perjalanan selama hampir 14 jam yang melelahkan di dalam sleeping train mulai dari Bangkok, sampailah kita di kota kedua di tujuan backpacking Thailand saya. Ya saya, teman setia saya si Yudha menyerahkan segala tujuan destinasi wisatanya sama saya, so sayalah yang mengatur itinerary nya. Haha... Sebab bagi Yudha yang penting dia traveling dan bisa jauh dari rutinitas kerjaan, sama persis seperti saya. Makanya saya paham banget seperti apa yang dia mau. Sekilas seputar Chiang Mai, kota ini merupakan kota terbesar kedua di Thailand dan kota terbesar di utara Thailand. Kota yang letaknya di kelilingi pegunungan ini memiliki iklim yang lebih sejuk sepanjang tahun dibandingkan dengan kot...

Thailand Hari ketiga - Bangkok: Gagal Ketemu Idola

Gambar
Bunga tropis penuh warna di jual di pasar terapung Taling Chan Penjual makanan di Taling Chan Floating Market Sabtu 20 april 2013, gak terasa udah hari ketiga saya berada di negeri gajah putih ini. Masih gegoleran di kasur kamar guesthouse pagi-pagi, mata masih sepet tapi tempat wisata selanjutnya sudah menanti dikunjungi. Mengikuti itinerary yang telah dibuat dan kita menuju Taling Chan Floating Market di district Thonburi sekitar jam 8 pagi menggunakan bus AC no. 79 dengan tarif 14 baht dari Ratchadamnoen Klang Road dan turun tepat di jalan menuju pasar terapung tersebut. Pasar ini adalah pasar warga yang hanya beroperasi pada sabtu dan minggu. Areanya jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan pasar terapung Damnoen Saduak yang paling famous di Thailand, tapi suasana disini lebih authentic jika kita mau menikmati dengan santai dan bernuansa asli Thai. Disana saya hanya menikmati suasana pasar dan mencicipi camilan khas Thailand yang mirip batagor Bandung tapi saya l...